Halo Sobat ! | Members area : Register | Sign in
Sitemap | Guest Book | Contact us | Privacy Policy

Dunia Dalam Keadaan Darurat

London (AFP/ANTARA) - Ilmuwan terkemuka pada Kamis menyerukan KTT Rio mendatang akan bergulat dengan penyakit lingkungan yang kata mereka menunjuk ke "keadaan darurat kemanusiaan dalam skala global."
Dalam sebuah deklarasi "State of the Planet" yang dikeluarkan setelah konferensi empat hari, para ilmuwan mengatakan Bumi sekarang menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dari air, polusi dan hilangnya spesies dalam rantai makanan.
Mereka meminta tindak lanjut KTT Bumi 1992 pada 20-22 Juni untuk merombak tata kelola lingkungan dan menyapu sebuah fiksasi dengan PDB (Produk Domestik Bruto) sebagai barometer tunggal kesejahteraan.
"Fungsi berkelanjutan dari sistem Bumi telah telah kesejahteraan peradaban manusia di abad-abad terakhir yang berisiko," kata pernyataan yang dikeluarkan di Konferensi "Planet Under Pressure".
"Ancaman-ancaman ini berisiko pada intensifikasi ekonomi, krisis ekologi dan sosial, menciptakan potensi untuk darurat kemanusiaan dalam skala global."
Konferensi ini mengumpulkan hampir 3.000 ilmuwan lingkungan, ekonom, eksekutif bisnis dan pembuat kebijakan dalam Konferensi PBB tentang Pembangunan Berkelanjutan di Rio.
Dalam pesan yang direkam, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan ia menyambut deklarasi, dan mengatakan bahwa "waktu yang ... tidak bisa lebih baik."
"Perubahan iklim, krisis keuangan dan pangan, air dan energi keamanan mengancam kesejahteraan manusia dan peradaban seperti yang kita tahu," katanya.
Ban menambahkan bahwa ia sedang mempertimbangkan menunjuk sebuah badan ilmiah atau penasihat ilmiah utama untuk menasihatinya dan organ PBB lainnya.
Deklarasi konferensi mengatakan dampak manusia di Bumi sekarang begitu besar sehingga era baru - "yang disebut Anthropocene", sebuah istilah yang berasal dari kata Yunani untuk manusia - telah muncul.
Globalisasi telah menunjukkan bahwa ekonomi dan masyarakat sekarang "sangat saling berhubungan dan saling tergantung," katanya.
Perubahan ini telah membawa stabilitas dan inovasi tetapi menciptakan sebuah sistem yang rentan terhadap stres mendadak, seperti krisis keuangan global dan lonjakan harga pangan yang telah ditampilkan.(nn/ml)

Istri Idaman Pria


Meski pria cenderung terlihat santai dalam memilih pasangan, tapi mereka diam-diam juga memiliki kriteria lho untuk dijadikan calon istri. Memang, soal penampilan selalu dijadikan faktor utama untuk memikat hati pria.

Pendapat itu benar, tapi wanita cantik tanpa hati yang baik dan kurang perhatian tidak akan pernah dijadikan calon istri oleh pria. Wanita seperti itu hanya akan pas dijadikan kekasih atau teman saja.
Daripada penasaran, sebenarnya wanita seperti apa yang ingin dijadikan pria menjadi istrinya:

Perhatian dan Baik Hati
Dua sifat tersebut menjadi faktor yang penting dimiliki oleh seorang istri menurut para pria. Ketika membayangkan pernikahan, seringkali mereka juga membayangkan punya anak dan membentuk keluarga. Mereka tentunya ingin anak-anaknya memiliki ibu yang pengertian, penuh cinta, perhatian, dan baik hati.

Santai
Santai, tidak terlalu ribet apalagi rewel merupakan karakter wanita yang disukai pria. Pria bisa tertekan membayangkan punya istri yang selalu menuntut, terlalu serius, rewel, dan terlalu pengatur. Santailah sedikit, jangan terlalu serius apalagi dalam menghadapi hal-hal kecil.

Berani Berpendapat
Rata-rata pria senang jika memiliki istri yang tak 'terlalu' penurut. Laki-laki akan senang jika istri juga bisa ikut berpendapat dan berdiskusi tentang sesuatu. Pria tidak terlalu suka pada wanita yang melakukan apa saja demi menyenangkan suami, walau sebenernya sang istri tidak suka melakukannya. Pria senang pada wanita yang berkepribadian kuat dan punya pendirian.

Menjaga Penampilan
Menjaga penampilan bukan berarti Anda harus selalu tampil cantik seperti supermodel. Pria senang pada wanita yang bisa merawat diri dan menjaga penampilan. Tak ada salahnya sesekali memotong rambut di penata rambut yang terkenal atau merapihkan alis ke salon yang ahli dalam membentuk alis.

Fabrice Muamba Meninggal Selama 78 Menit

Tim dokter Bolton Wanderers menegaskan, Fabrice Muamba secara teknik telah meninggal selama 78 menit setelah terkena serangan jantung di pertandingan perempat-final Piala FA versus Tottenham Hotspur.

Namun, setelah itu tim medis mengklaim Muamba dalam kondisi baik, meski saat ini masih dalam perawatan intensif. Kabarnya, pemain usia 23 tahun ini mulai berkomunikasi dengan keluarga dan teman-temannya.

"Selama 38 menit saat dia kolaps untuk mencapai rumah sakit dan ditambah 30 menit setelah itu. Ketika itu, secara medis dia meninggal dunia," kata Dr Jonathon Tobin.

Dokter berupaya memberikan dua defibrillator di lapangan, satu di lorong pemain dan 13 kali di ambulan menuju London Chest Hospital, tapi semuanya tidak berhasil.

"Saya senang mengatakan sinyal awal pemulihan berlanjut. Saya masuk dan dia mengatakn 'Hi, Dok'. Saya bertanya kepadanya dan dia menjawab 'baik'."

"Saya menjelaskan kepadanya apa yang terjadi, itu komunikasi yang saya lakukan dengan Fabrice. Kami takut sesuatu yang buruk terjadi dan tidak berpikir recoveri yang dia alami. Ini luar biasa," beber Tobin.